Ada beberapa karakterisitik
pengolahan data yang jelas membedakan SIA dengan subsistem CBIS yang lain.SIA
mempunyai beberapa karakteristik dibawah ini:
- Melaksanakan tugas yang diperlukan .Perusahaan tidak memutuskan untuk melaksanakan pengolahan
data atau tidak.Perusahaan diharuskan oleh undang-undang untuk memelihara
catatan kegiatannya.Elemen-elemen dalam lingkungan seperti pemerintah,
pemegang saham dan pemilik, serta masyarakat keuangan menuntut perusahaan
agar melakukan pengolahan data. Tetapi bahkan jika lingkungan tidak
memintanya, manajemen perusahaan pasti menerapkan SIA sebagai cara
mencapai dan menjaga pengendalian.
- Berpegang pada prosedur yang relatif rendah . Peraturan dan praktek yang diterima menentukan cara
pelaksanaan pengolahan data.Segala jenis organisai mengolah datanya dengan
cara yang pada dasarnya sama.
- Menagani data yang rinci. Karena berbgai catatan pengolahan data menjelaskan
kegiatan perusahaan secara rinci, catatan tersebut menyediakn jejak
audit(audit trail).Jejak audit adalah kronologi kegiatan yang dapat di
telusuri dari awal hingga akhir, dan dari akhir ke awal.
- Terutama berfokus historis. Data yang dikumpulkan oleh SIA umumnya menjelaskan apa
yang terjadi di masa lampau.Ini terutama terjadi jika pengolahan berkelompok
(batch) digunakan
- Menyediakan informasi pemecahan masalah minimal. SIA menghasilkan sebagian output informasi bagi manajer
perusahaan.Laporan akuntansi dasar seperti laporan rugi laba dan neraca
merupakan contohnya.
Sementara garis yang memisahkan
suatu subsisten CBIS dari subsistem yang lain kadang-kadang membingungkan,SIA
dapat dibedakan melalui sejumlah karakteristik diatas.
Sumber:Jr,McLeod Raymond.2001.Sistem informasi manajemen.Jakarta.Prehalindo
dikutip:
http://riezquchiha.wordpress.com/2010/11/12/karakteristik-karakteristik-sistem-informasi-akuntansi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar